Love isn’t Blind
Dear my princess…
Pa kabar…? Mudah-mudahan kamu baik-baik aja…
Tidak terasa kita dah lama berteman…dan kita dah sering jalan bareng, makan bareng, nonton bareng, jogging bareng, becanda, ketawa-ketiwi, sampe cerita yang ga jelas… J
Aku inget banget pertama liat kamu pas aku dateng kekantormu bareng dengan bos baruku untuk kenalan alias sama bos mu…waktu itu seh aku cuma bisa liat kamu duduk dimejamu soalnya mejamu keliatan dari luar…hehehe… aku cuma bisa merhatiin kamu yang cuek dengan sekeliling karena sibuk dengan kerjaanmu [sibuk kerja apa ngegame yah]… Pada waktu itu aku cuma bisa mengagumi kecantikanmu dan keanggunan dirimu dari kejauhan tanpa ada keberanian untuk mendekati dan mengajak kamu ngobrol… Semenjak itu aku selalu berusaha mencari kesempatan untuk bisa datang kekantormu entah untuk urusan surat-menyurat atau apa selalu aku usahakan untuk aku antar sendiri, aku berharap bisa memandang wajahmu walau sesaat… Akhirnya aku mempunyai kesempatan untuk sering melihatmu pada bulan Agustus dimana aku harus mondar-mandir kekantormu untuk mengurus perijinan penggantian perangkat milikku di Sentral Johar… J
Akhirnya kesempatan untuk mengenalmu lebih jauh datang juga… Sebenarnya aku belum tau akan bertemu dengan dirimu, karena aku hanya diajak oleh bos ku untuk menghadiri workshop yang diadakan oleh perusahaanmu dimagelang… Sebenarnya aku agak males-malesan berangkat kesana, karena pada saat itu aku ada midtes dikampus, karena ajakan bos yang tidak kuasa aku tolak akhirnya aku berangkat juga. Dan tepat tanggal 22 November jam 8.30 pagi aku melihatmu duduk dimeja penerima tamu dengan senyum yang khas…semenjak itu aku lupakan semua kekesalanku yang tidak dapat ikut midtest dan terus memandangmu. Setelah itu aku berusaha mengumpulkan semua keberanianku untuk sekedar menyapamu dan setelah semua terkumpul keberanian itu aku berusaha membuka percakapan denganmu disaat coffee break kedua. Aku tanya namamu, alamatmu dan nomor telponmu setelah itu kita mulai saling sms dan telpon. Tanggal 24 november, selesai sudah acara tersebut dan kita harus berpisah untuk sementara waktu. Berbekal nomor telpon yang kau berikan aku coba untuk mengenalmu lebih jauh.
Ada
sedikit asa dan harapan setelah kumendapatkan nomor telponmu,tapi…setelah sekian lama kita berinteraksi, aku tau bahwa kau telah memiliki pujaan hati yang sangat sayang dan peduli kepadamu. Dan aku sadar bahwa aku hanya bisa berteman denganmu dan sangatlah jahat jika aku berusaha menghancurkan hubunganmu dengannya [aku pun ga mau hubunganku dihancurkan orang lain]
Jujur… dirimu sudah mengisi salah satu sudut dihatiku. Dirimu yang ceria, lucu, mandiri dan agak keras kepala selalu terbayang dalam pikiranku. Aku tak kuasa menghilangkan semua tentang dirimu dalam pikiranku dan aku tidak akan mau berusaha melupakanmu. Aku selalu menganggap kau adalah kekasihku yang hanya dapat aku bayangkan. Ada yang bilang ”Cinta tidak harus memiliki, cinta sejati adalah cinta yang selalu hadir dan tumbuh jika dia melihat orang yang dicintainya bahagia walaupun bukan dengan dirinya”.
Maafkan diriku jika ada yang kurang berkenan dalam tulisan ini. Aku hanya ingin kau tau perasaanku terhadapmu dan aku harap tulisan ini tidak merubah semua sikapmu padaku dan aku harap tidak akan terjadi sesuatu pada pertemanan kita. Teruskan hubungan dan hidupmu, aku sangat berbahagia dengan apa yang sudah ditakdirkan pada diriku dan dirimu.
Love is blind but don’t be blind cause of love. Open your heart, use your logical and don’t break or destroy anything to reach your love.
See u my princess… (^_^)
January 4th, 2007 at 10:43 pm
Blaik…hehehe…ternyata eh ternyata…mmmm…hehehe..semangat mas ardhi…kalo memang jodoh ga lari kemana kok…kalo lari ya berarti memang bukan jodohnya…hehehe…
Tampaknya kali ini lagu ribas harus diputar lagi…
January 13th, 2007 at 10:28 pm
Nikmati aja bro setiap senti dari usaha lo..Someone’s out there is created from your ribs and made just for you…
Night is so young….so are we..
Cheers
January 14th, 2007 at 12:05 am
yup…setiap usaha sudah daku nikmati koq…termasuk usaha untuk mencari yang lain…
kayaknya lagu ribas dah ga cocok deh nik…gimana klo lagu serius yg judulnya KAPAN KUPUNYA PACAR…hehehe