masa lalu
masa lalu…
semua orang pasti punya masa lalu,karna klo ga punya masa lalu itu orang pasti ga ada alias ga pernah dihidupkan oleh Allah swt,hehehe.masa lalu itu kategorinya bermacam-macam yaitu bagus dan jelek (cm dua macam koq).yah walaupun cuma dua tapi banyak pengartian dari dua kategori tersebut dan ternyata masa lalu ada juga yang mempengaruhi kehidupan orang itu selanjutnya,baik disadarinya ataupun tidak.
klo masa lalu kita itu indah bin bagus bin menyenangkan bin wonderful udah pasti ga akan kita sesali dan pastinya akan selalu kita ceritain kesemua orang,nah klo masa lalu kita itu jelek bin memalukan bin suram gmn?pastinya akan kita kubur jauh-jauh itu yang namanya masa lalu dan berusaha sekuat tenaga melupakannya serta menghindari orang lain untuk tau.tapi ada juga orang yang dengan berbesar hati membagi pengalaman masa lalunya yang suram itu ke orang lain dengan harapan orang lain tidak melakukan kesalahan yang sama dengan dia,nah orang yang tipe ini neh yang patut diacungin 4 jempol (dua tangan dan dua kaki).gmn ga salut coba?taruhan deh (ups taruhan dosa),coba pikir deh…pasti bakalan berat buat kita membuka masa lalu yang suram itu apalagi klo cerita masa lalu itu adalah kesalahan kita yang harusnya ga perlu dan mungkin bisa jadi aib buat kita…klo kita pernah baca kolom tanya jawab dirubrik psikologi pasti kita akan nemuin banyak pembaca yang mengirimkan pertanyaan perihal apa yang harus dia lakukan setelah melakukan suatu kesalahan fatal yang pastinya sudah menjadi masa lalu.bahkan ada juga yang bertanya itu sebenarnya tidak melakukan kesalahan tersebut tetapi pasangannya yang berbuat kesalahan dan dia bingung harus bersikap bagaimana???
well,… menurut gw seh sangat-sangat bin sangat manusiawi klo kita pernah berbuat kesalahan pada masa lalu,termasuk penulis sendiri (duh kyk bikin buku aja pake nama penulis…hehe).hanya saja bagaimana kita mensingkapi kesalahan yang telah kita lakukan tersebut.gw termasuk orang yang tidak mempermasalahkan masa lalu seseorang,yang penting orang tersebut menyadari kesalahannya,berusaha memperbaikinya serta tidak mengulangi kesalahannya lagi itu sudah sangat cukup buat gw dan gw ga akan mempermasalahkan masa lalunya sampai kapanpun…
so…apakah kalian punya masa lalu yang mau dibagi?tulis di comments yah…see ya…
November 9th, 2008 at 6:08 am
Masa lalu? Masa lalu adalah saat dimana masa-masa itu sudah menjadi bagian dari hidup kita. Masa lalu, dimana saat tersebut hanya bisa menjadi sebuah kenangan yang tidak bisa kita rasakan kembali tapi hanya bisa kita kenang. Masa lalu yang indah, akan terus terkenang dalam hati kita sepanjang usia kita, namun masa lalu yang kurang menyenangkan rasanya ingin aku kubur dalam-dalam bersama harapan masa lalu ku yang telah pupus. Bercerita tentang masa lalu, mau tak mau kita harus flashback untuk mengingat masa-masa itu. Masa lalu ku yang terindah adalah saat aku SMA dulu.
Flashback ke lima tahun yang silam, saat usia ku baru 15 tahun.
Saat itu adalah hari pertamaku di kelas 1 tel 3, switching jurusannya. Kalau tidak salah ingat jumlah kami 38 orang. Di mulailah saat perkenalan, akulah satu-satunya wakil dari SMP N 87, berbeda dengan teman-teman yang lain. Hady, Aiz, Dinar, Nani dan Lauren, kami saling memperkenalkan diri. Kita adalah keenam orang yang mempunyai beberapa persamaan. Sama-sama tidak punya teman dari SMP yang sama dan sama-sama demi menyenangkan orang tualah kami mau bersekolah di SMK Telkom. That’s why the story begin.
Menurut kami, kami punya nasib yang sama oleh karena itu tumbuhlah kita menjadi sahabat. Selama tiga tahun kami bersahabat, membagi suka dan duka tentang bagaimana guru-guru kami di sekolah, tentang tugas-tugas kami, dan juga keluarga kami. Kami sangat akrab, bahkan kemana pun kami berada pasti selalu berenam, guru-guru pun selalu bertanya bila salah satu sahabat kami tidak lengkap, bahkan tugas kelompok pun kami selalu berenam. Teman-teman menjuluki kami happy guenk. Kami sendiri tidak pernah meresmikan nama itu dan tidak pernah berniat untuk membuat suatu genk, namun teman-teman justru sangat berantusias memberikan sebuah julukan atas persahabatan kami. Kenapa happy guenk? Pasti itu pertanyaannya? Happy guenk di perdikatkan kepada kami karena dimanapun kami berada, kami selalu ceria, serta dimana pun kami berada kami selalu memberikan keceriaan kepada orang-orang yang ada di sekitar kami. Semangat!! Itu motto kami yang kami pakai karena kami sama-sama suka menonton serial drama korea yang berjudul Full House. Kita memang selalu happy karena saat kami bersama, kami bisa melupakan masalah-masalah kami. Kami yang bermula merasa sangat menyesal masuk SMK Telkom menjadi amatlah bersyukur, karena disini lah kami dipertemukan. Enam orang yang dipertemukan menjadi sahabat, sampai sekarang kami masih bersabat. Kesibukan bukanlah alasan buat kami untuk tidak saling berkomunikasi. Kenapa aku bercerita tentang happy guenk? Karena mereka adalah sahabat terbaik aku, sahabat yang aku sangat bahagia sekali bisa memiliki mereka. Sahabat yang selalu ada di saat suka dan duka. Sahabat yang tidak mengutamakan materi. Sahabat yang tidak menikam dari belakang. Sahabat yang tidak menjadi musuh dalam selimut. Sahabat yang selalu memberikan semangat, support. Sahabat yang tidak mentertawakan sahabat yang lain saat tertimpa masalah atau musibah. Kami bersahabat namun kami pun bersaing secara fair dalam nilai dan prestasi, saling membantu dan tidak egois satu sama lain. Persahabatan yang tulus. Itu yang kami jalani, tidak dilandasi rasa iri bila salah satu dari kami ada yang lebih berhasil dari kita. Sahabat yang tidak pernah bisa aku temukan, sahabat yang seperti mereka. Sampai sekarang pun aku masih selalu tersenyum mengingat bagaimana tingkah laku kita dulu. Pergi ke Mall Ciputra sepulang sekolah, setiap hari jum’at. Foto studio, madol tapi perginya ke museum, karaoke bersama. Banyak hal-hal yang menyenangkan yang kami lalui bersama, bersama sahabat yang tidak akan pernah aku sesali karena aku mengenal mereka. Itulah masa lalu aku Mas Ardhi. Masa dimana aku menghabiskan banyak waktu ku bersama sahabat-sahabat ku yang telah aku anggap keluarga ku sendiri. Yang kini kami jarang bisa melewati hari-hari bersama mereka karena kesibukan kami masing-masing. Do’a kan kami supapa kami bisa terus bersama yah…Duhh panjang yanh, mudah-mudahan Mas Ardhi gak boring bacanya…^-^
December 3rd, 2008 at 2:47 am
Masa lalu? bagi gue masa lalu ibarat kaca spion boss…
Demi ‘keamanan diperjalankan’,sesekali kita harus ngelirik ke spion.. Tapi jangan coba2 terus-terusan liat spion,yg ada kita bakalan nabrak ’sesuatu’ yg ada di depan kita….