<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: masa lalu</title>
	<atom:link href="http://ardhiyulianto.blog.friendster.com/2008/10/masa-lalu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ardhiyulianto.blog.friendster.com/2008/10/masa-lalu/</link>
	<description></description>
	<pubDate>Thu, 17 Dec 2009 06:44:39 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
		<item>
		<title>By: pman</title>
		<link>http://ardhiyulianto.blog.friendster.com/2008/10/masa-lalu/#comment-51</link>
		<dc:creator>pman</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2008 09:47:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ardhiyulianto.blog.friendster.com/?p=44#comment-51</guid>
		<description>Masa lalu? bagi gue masa lalu ibarat kaca spion boss...
Demi 'keamanan diperjalankan',sesekali kita harus ngelirik ke spion.. Tapi jangan coba2 terus-terusan liat spion,yg ada kita bakalan nabrak 'sesuatu' yg ada di depan kita....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Masa lalu? bagi gue masa lalu ibarat kaca spion boss&#8230;<br />
Demi &#8216;keamanan diperjalankan&#8217;,sesekali kita harus ngelirik ke spion.. Tapi jangan coba2 terus-terusan liat spion,yg ada kita bakalan nabrak &#8217;sesuatu&#8217; yg ada di depan kita&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: nindi</title>
		<link>http://ardhiyulianto.blog.friendster.com/2008/10/masa-lalu/#comment-50</link>
		<dc:creator>nindi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2008 13:08:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ardhiyulianto.blog.friendster.com/?p=44#comment-50</guid>
		<description>Masa lalu? Masa lalu adalah saat dimana masa-masa itu sudah menjadi bagian dari hidup kita. Masa lalu, dimana saat tersebut hanya bisa menjadi sebuah kenangan yang tidak bisa kita rasakan kembali tapi hanya bisa kita kenang. Masa lalu yang indah, akan terus terkenang dalam hati kita sepanjang usia kita, namun masa lalu yang kurang menyenangkan rasanya ingin aku kubur dalam-dalam bersama harapan masa lalu ku yang telah pupus. Bercerita tentang masa lalu, mau tak mau kita harus flashback untuk mengingat masa-masa itu. Masa lalu ku yang terindah adalah saat aku SMA dulu.
Flashback ke lima tahun yang silam, saat usia ku baru 15 tahun.
Saat itu adalah hari pertamaku di kelas 1 tel 3, switching jurusannya. Kalau tidak salah ingat jumlah kami 38 orang. Di mulailah saat perkenalan, akulah satu-satunya wakil dari SMP N 87, berbeda dengan teman-teman yang lain. Hady, Aiz, Dinar, Nani dan Lauren, kami saling memperkenalkan diri. Kita adalah keenam orang yang mempunyai beberapa persamaan. Sama-sama tidak punya teman dari SMP yang sama dan sama-sama demi menyenangkan orang tualah kami mau bersekolah di SMK Telkom. That’s why the story begin.
Menurut kami, kami punya nasib yang sama oleh karena itu tumbuhlah kita menjadi sahabat. Selama tiga tahun kami bersahabat, membagi suka dan duka tentang bagaimana guru-guru kami di sekolah, tentang tugas-tugas kami, dan juga keluarga kami. Kami sangat akrab, bahkan kemana pun kami berada pasti selalu berenam, guru-guru pun selalu bertanya bila salah satu sahabat kami tidak lengkap, bahkan tugas kelompok pun kami selalu berenam. Teman-teman menjuluki kami happy guenk. Kami sendiri tidak pernah meresmikan nama itu dan tidak pernah berniat untuk membuat suatu genk, namun teman-teman justru sangat berantusias memberikan sebuah julukan atas persahabatan kami. Kenapa happy guenk? Pasti itu pertanyaannya? Happy guenk di perdikatkan kepada kami karena dimanapun kami berada, kami selalu ceria, serta dimana pun kami berada kami selalu memberikan keceriaan kepada orang-orang yang ada di sekitar kami. Semangat!! Itu motto kami yang kami pakai karena kami sama-sama suka menonton serial drama korea yang berjudul Full House. Kita memang selalu happy karena saat kami bersama, kami bisa melupakan masalah-masalah kami. Kami yang bermula merasa sangat menyesal masuk SMK Telkom menjadi amatlah bersyukur, karena disini lah kami dipertemukan. Enam orang yang dipertemukan menjadi sahabat, sampai sekarang kami masih bersabat. Kesibukan bukanlah alasan buat kami untuk tidak saling berkomunikasi. Kenapa aku bercerita tentang happy guenk? Karena mereka adalah sahabat terbaik aku, sahabat yang aku sangat bahagia sekali bisa memiliki mereka. Sahabat yang selalu ada di saat suka dan duka. Sahabat yang tidak mengutamakan materi. Sahabat yang tidak menikam dari belakang. Sahabat yang tidak menjadi musuh dalam selimut. Sahabat yang selalu memberikan semangat, support. Sahabat yang tidak mentertawakan sahabat yang lain saat tertimpa masalah atau musibah. Kami bersahabat namun kami pun bersaing secara fair dalam nilai dan prestasi, saling membantu dan tidak egois satu sama lain. Persahabatan yang tulus. Itu yang kami jalani, tidak dilandasi rasa iri bila salah satu dari kami ada yang lebih berhasil dari kita. Sahabat yang tidak pernah bisa aku temukan, sahabat yang seperti mereka. Sampai sekarang pun aku masih selalu tersenyum mengingat bagaimana tingkah laku kita dulu. Pergi ke Mall Ciputra sepulang sekolah, setiap hari jum’at. Foto studio, madol tapi perginya ke museum, karaoke bersama. Banyak hal-hal yang menyenangkan yang kami lalui bersama, bersama sahabat yang tidak akan pernah aku sesali karena aku mengenal mereka. Itulah masa lalu aku Mas Ardhi. Masa dimana aku menghabiskan banyak waktu ku bersama sahabat-sahabat ku yang telah aku anggap keluarga ku sendiri. Yang kini kami jarang bisa melewati hari-hari bersama mereka karena kesibukan kami masing-masing. Do’a kan kami supapa kami bisa terus bersama yah...Duhh panjang yanh, mudah-mudahan Mas Ardhi gak boring bacanya...^-^</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Masa lalu? Masa lalu adalah saat dimana masa-masa itu sudah menjadi bagian dari hidup kita. Masa lalu, dimana saat tersebut hanya bisa menjadi sebuah kenangan yang tidak bisa kita rasakan kembali tapi hanya bisa kita kenang. Masa lalu yang indah, akan terus terkenang dalam hati kita sepanjang usia kita, namun masa lalu yang kurang menyenangkan rasanya ingin aku kubur dalam-dalam bersama harapan masa lalu ku yang telah pupus. Bercerita tentang masa lalu, mau tak mau kita harus flashback untuk mengingat masa-masa itu. Masa lalu ku yang terindah adalah saat aku SMA dulu.<br />
Flashback ke lima tahun yang silam, saat usia ku baru 15 tahun.<br />
Saat itu adalah hari pertamaku di kelas 1 tel 3, switching jurusannya. Kalau tidak salah ingat jumlah kami 38 orang. Di mulailah saat perkenalan, akulah satu-satunya wakil dari SMP N 87, berbeda dengan teman-teman yang lain. Hady, Aiz, Dinar, Nani dan Lauren, kami saling memperkenalkan diri. Kita adalah keenam orang yang mempunyai beberapa persamaan. Sama-sama tidak punya teman dari SMP yang sama dan sama-sama demi menyenangkan orang tualah kami mau bersekolah di SMK Telkom. That’s why the story begin.<br />
Menurut kami, kami punya nasib yang sama oleh karena itu tumbuhlah kita menjadi sahabat. Selama tiga tahun kami bersahabat, membagi suka dan duka tentang bagaimana guru-guru kami di sekolah, tentang tugas-tugas kami, dan juga keluarga kami. Kami sangat akrab, bahkan kemana pun kami berada pasti selalu berenam, guru-guru pun selalu bertanya bila salah satu sahabat kami tidak lengkap, bahkan tugas kelompok pun kami selalu berenam. Teman-teman menjuluki kami happy guenk. Kami sendiri tidak pernah meresmikan nama itu dan tidak pernah berniat untuk membuat suatu genk, namun teman-teman justru sangat berantusias memberikan sebuah julukan atas persahabatan kami. Kenapa happy guenk? Pasti itu pertanyaannya? Happy guenk di perdikatkan kepada kami karena dimanapun kami berada, kami selalu ceria, serta dimana pun kami berada kami selalu memberikan keceriaan kepada orang-orang yang ada di sekitar kami. Semangat!! Itu motto kami yang kami pakai karena kami sama-sama suka menonton serial drama korea yang berjudul Full House. Kita memang selalu happy karena saat kami bersama, kami bisa melupakan masalah-masalah kami. Kami yang bermula merasa sangat menyesal masuk SMK Telkom menjadi amatlah bersyukur, karena disini lah kami dipertemukan. Enam orang yang dipertemukan menjadi sahabat, sampai sekarang kami masih bersabat. Kesibukan bukanlah alasan buat kami untuk tidak saling berkomunikasi. Kenapa aku bercerita tentang happy guenk? Karena mereka adalah sahabat terbaik aku, sahabat yang aku sangat bahagia sekali bisa memiliki mereka. Sahabat yang selalu ada di saat suka dan duka. Sahabat yang tidak mengutamakan materi. Sahabat yang tidak menikam dari belakang. Sahabat yang tidak menjadi musuh dalam selimut. Sahabat yang selalu memberikan semangat, support. Sahabat yang tidak mentertawakan sahabat yang lain saat tertimpa masalah atau musibah. Kami bersahabat namun kami pun bersaing secara fair dalam nilai dan prestasi, saling membantu dan tidak egois satu sama lain. Persahabatan yang tulus. Itu yang kami jalani, tidak dilandasi rasa iri bila salah satu dari kami ada yang lebih berhasil dari kita. Sahabat yang tidak pernah bisa aku temukan, sahabat yang seperti mereka. Sampai sekarang pun aku masih selalu tersenyum mengingat bagaimana tingkah laku kita dulu. Pergi ke Mall Ciputra sepulang sekolah, setiap hari jum’at. Foto studio, madol tapi perginya ke museum, karaoke bersama. Banyak hal-hal yang menyenangkan yang kami lalui bersama, bersama sahabat yang tidak akan pernah aku sesali karena aku mengenal mereka. Itulah masa lalu aku Mas Ardhi. Masa dimana aku menghabiskan banyak waktu ku bersama sahabat-sahabat ku yang telah aku anggap keluarga ku sendiri. Yang kini kami jarang bisa melewati hari-hari bersama mereka karena kesibukan kami masing-masing. Do’a kan kami supapa kami bisa terus bersama yah&#8230;Duhh panjang yanh, mudah-mudahan Mas Ardhi gak boring bacanya&#8230;^-^</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
